SMP Negeri 5 Kota Tasikmalaya Siap Hadapi UNBK Tahun 2018

0
807
Alt

Gema Mitra – Kota Tasik

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.
Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).
Hampir di semua sekolah SMP/MTs mulai mempersiapkan diri menyambut UNBK yang akan dilaksanakan pada bulan April mendatang. Seperti halnya di SMP Negeri 5 Tasikmalaya yang berada di Jl. RE. Martadinata Nomor 85 Kota Tasikmalaya. Segala sesuatu yang menjadi faktor pendukung suksesnya UNBK terus terapkan, mulai dari penataan ruang laboratorium, ruang ujian dan pengadaan sarana prasarana computer hingga pelatihan-pelatihan tryout, bimbingan belajar (bimbel) sampai mempersiapkan segala sesuatu yang bisa mendukung proses pembelajaran peserta didiknya.
H. Eem Sulaeman, SE., S.Pd selaku kepala sekolah mengaku bangga dan besyukur karena sejauh ini secara teknis proses berjalan dengan lancar dan kondusif. “Berdasarkan hasil simulasi yang dilaksanakan pada tanggal 19-20 Maret kemarin, secara teknis peserta didik mampu mengimbangi berbagai proses pelatihan”, ungkapnya.
Ia menjelaskan, untuk sarana prasarana kami sudah memiliki server sendiri dan sudah menyiapkan jaringan untuk 3 lokal ruang laboratorium, 6 ruang ujian yang akan diisi oleh 20 orang untuk satu ruangnya.
Perlu diketahui, lanjut H. Eem, bahwa saat ini kami hanya memiliki 32 perangkat computer. Hal tersebut jelas tidak mencukupi. Untuk mengisi kekurangannya, kami bekerjasama dengan orang tua siswa yang memiliki laptop supaya dipinjamkan kepada anaknya untuk dipergunakan di sekolah yang kemudian bisa berlanjut dipinjamkan ke teman yang lain, bahkan ada orang tua siswa yang langsung membeli laptop guna mendukung kelancaran proses simulasi UNBK kemarin.
“Untuk itu kami pihak sekolah mengucapkan terima kasih kepada para orang tua siswa yang dengan sukarela ikut membantu mensukseskan program UNBK ini, dengan harapan pada waktunya nanti laptop tersebut masih bisa kembali digunakan dalam proses UNBK yang sesungguhnya”, papar H. Eem kepada Gema Mitra saat ditemui di kantornya, Rabu (28/3/2018).
Diakui H. Eem, kalau pihak sekolah sempat kebingungan dengan fasilitas perangkat computer yang tidak memadai, terlebih nanti kami harus menyiapkan cadangan 10-12 komputer lagi. “Semoga dengan adanya kerjasama yang baik dengan para orang tua siswa, para guru theree success bisa kita raih yaitu sukses dalam perencanaan, sukses dalam teknis dan sukses dalam menuai hasil yang baik”, pungksnya.
(Tatang RA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here