Dorong Perekonomian Masyarakat, Empat Jalur KA Diaktifkan Kembali

0
113
Gema Mitra – Pangandaran
Postingan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait reaktivasi empat jalur kereta api (KA) yang sudah non aktif mendadak menjadi perbincangan netizen. Termasuk warga Pangandaran yang bertahun-tahun mendambakan jalur kereta api Banjar – Pangandaran aktif kembali.
Dalam akun media sosialnya, Ridwan Kamil menulis terkait rencana reaktivasi jalur kereta api non aktif usai rapat kerja dengan direksi PT KAI, membahas akselerasi 4 jalur baru rel kereta api di Jawa Barat  yakni Jakarta-Bandung-Pangandaran, Bandung-Ciwidey,  Bekasi-Bandung-Garut dan Bandung-Rancaekek-Jatinangor-Tanjung Sari Sumedang.
“Jawa Barat harus seperti Eropa dimana urat nadi ekonomi dan transportasinya mayoritas berbasis kereta api. Tahun depan jalur Bandung-Garut jika tidak ada kendala bisa selesai. Doakan lancar,” demikian tulis Gubernur yang baru dilantik beberapa waktu lalu. Postingan Kang Emil tersebut mendadak menjadi perbincangan netizen di Pangandaran. Bahkan Eka Kurniawan, seorang penulis Indonesia asal Pangandaran juga turut menanggapi postingan Kang Emil. “Nunggu berita begini sejak sejuta tahun lalu. Prung atuh jadikeun, Mang …” tulis Eka dalam akun media sosialnya sambil memposting screenshot status Kang Emil.
Melalui press release-nya kepada wartawan, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Jawa Barat Sonny S Adisudarma menyampaikan bahwa Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil memang melakukan pertemuan dengan direktur PT KAI beserta jajarannya di Gedung Sate Kota Bandung, Rabu (12/9).
Dikatakannya, gubernur menilai reaktivasi jalur kereta dipandang menguntungkan bagi masyarakat karena ada kemudahan transportasi. Menurutnya, daerah-daerah yang dilalui lajur kereta api dinilai bisa tumbuh perekonomiannya karena ada pergerakan orang dan barang, dengan aksesbilitas yang semakin mudah.
Empat jalur kereta yang rencananya direaktivasi yaitu rute Banjar-Cijulang-Pangandaran-Parigi, Garut-Cikajang, Cikudapateuh Bandung-Banjaran-Ciwidey dan Rancaekek-Tanjungsari.
“Pak Gubernur juga menginginkan dibangunnya stasiun-stasiun baru di titik-titik wisata, perumahan, ataupun pusat keramaian untuk memecah kepadatan,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, lanjutnya, Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro menyampaikan bahwa rencana reaktivasi membutuhkan dukungan dari Pemprov Jabar. Khususnya, dalam hal penertiban warga yang tinggal di sekitaran rel yang sudah bertahun- tahun tidak aktif itu. Adapun PT KAI akan fokus pada persiapan operasional. (rdr/nay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here